Skip to toolbar

Sosiologi Pedesaan

SILABI SOSIOLOGI PEDESAAN

Mata Kuliah/Kode      : Sosiologi Pedesaan/PNB 1105

Semester/SKS             : 1 / (2 – 1)

Prasyarat                     : – (tidak ada)

Koordinator MK : Mustapit, SP., M.Si.

Dosen pengampu        :

  1. Mustapit, SP.,M.Si
  2. Julian Adam Ridjal, SP., MP.

1.        Standar Kompetensi      :

Hard Skill (Ranah Kognitif): Setelah menempuh Mata Kuliah Sosiologi Pedesaam mahasiswa diharapkan:

  1. Mengetahui konsep sosiologi, sejarah perkembangan ilmu sosiologi, struktur masyarakat pedesaan
  2. Dapat Membedakan: sosiologi pedesaan dan sosiologi pertanian, status dan peran, stratifikasi sosial dan diferensiasi sosial, sistem ekonomi dan sistem sosial
  3. c.       Memahami  desa, budaya masyarakat desa, sikap hidup masyarakat desa, kaitan antara desa dengan pertanian, kelembagaan yang ada di pedesaan dan perkembangan masyarakat desa

Soft skill (Ranah Afektif): Setelah menempuh mata kuliah sosiologi pedesaan mahasiswa diharapkan mampu: berfikir kritis serta logis dalam memahami realitas sosial bidang ekonomi pertanian masyarakat pedesaan dengan paradigma sosiologi.

2.        Kompetensi Dasar          :

a)      Mahasiswa mengetahui konsep sosiologi

b)      Mahasiswa mengetahui sejarah perkembangan ilmu sosiologi

c)      Mahasiswa mengetahui struktur masyarakat pedesaan

d)     Mahasiswa dapat membedakan antara sosiologi pedesaan dan pertanian

e)      Mahasiswa dapat membedakan antara status dan peran

f)       Mahasiswa dapat membedakan stratifikasi sosial dan differensiasi sosial

g)      Mahasiswa dapat membedakan sistem ekonomi dan sistem sosial

h)      Mahasiswa memahami konsep, karakteristik dan tipologi desa

i)        Mahasiswa memahami kebudayaan masyarakat desa

j)        Mahasiswa memahami sikap hidup masyarakat desa

k)      Mahasiswa memahami kaitan antara desa dan pertanian

l)        Mahasiswa memahami kelembagaan yang ada di pedesaan

m)    Mahasiswa memahami perkembangan masyarakat desa

3.        Indikator Kompetensi    :

Mahasiswa aktif dan mampu dalam:

  • mempertahankan argumentasi ilmiahnya dalam setiap penulisan makalah (baik kelompok maupun individu)
  • mengemukakan pendapat secara logis, kritis dan jujur dalam diskusi
  • bekerjasama dalam kelompok diskusi
  • menguasai materi

4.        Deskripsi Materi :

Mata kuliah sosiologi pedesaan mencakup tentang konsep sosiologi (sosiologi pedesaan dan pertanian), pemahaman tentang desa, Budaya masyarakat desa, Aspek struktural masyarakat desa (stratifikasi dan diferensiasi sosial), Desa dan Pertanian, Kelembagaan Desa dan Perkembangan masyarakat desa.

5.        Kegiatan Pembelajaran :

Mata Kuliah Sosiologi Pedesaan memuat 4 (empat) materi pokok.  Pertama, Teori sosiologi dan perkembangan teori sosiologi, Kedua, Desa dan kebudayaan masyarakat desa.  Jumlah tatap muka materi pertama dan kedua sebanyak 7 kali tatap muka.

 

Ketiga, Desa dan Kelembagaan di desa.  Keempat, Perkembangan masyarakat desa.  Materi ketiga dan keempat sebanyak 7 kali tatap muka.  Setiap dua kelompok materi selesai, dilakukan evaluasi dengan UTS dan UAS.

 6.        Assesmen             :

Bentuk evaluasi yang diterapkan pada mata kuliah Sosiologi Pedesaan adalah evaluasi secara tertulis untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman mahasiswa terhadap materi yang diajarkan.  Ujian Tengah Semester (UTS) diberikan setelah perkuliahan mencapai 7 kali tatap muka. UTS diberikan dengan jadwal yang telah ditetapkan dari fakultas.  Ujian Akhir Semester (UAS) dilakukan setelah perkuliahan mencapai 14 kali tatap muka. UTS dan UAS merupakan bentuk evaluasi untuk mengukur hard skill mahasiswa. Untuk memberikan bekal soft skill pada mahasiswa yang meliputi: dapat berfikir kritis, bertanggung jawab, serta jujur, mahasiswa diberi tugas 2 kali selama menempuh perkualiahan dan tugas tersebut didiskusikan di dalam kelas.

 7.        Referensi             :

    1. Darsono Wisadirana. 2004. Sosiologi Pedesaan. UMM Press. Malang.
    2. Giddens, Anthony.  2002. Sociology.  Fourth Edition.  Polity Press.  Cambridge, UK.
    3. Hoogvelt, Ankie.  1985.  Sosiologi Masyarakat Sedang Berkembang.  CV. Rajawali.  Jakarta.
    4. Koentjaraningrat. 1984. Masyarakat Desa di Indonesia. Lembaga Penerbit FEUI. Jakarta.
    5. Long, Norman.  Sosiologi Pembangunan Pedesaan.  1987.  PT. Bina Aksara.  Jakarta.
    6. Rahardjo.  2004.  Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian.  Gadjah Mada University Press.  Yogyakarta.
    7. Ritzer, George.  2003.  Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda.  PT Rajagrafindo Persada.  Jakarta.
    8. Soekanto, Soerjono. 2002.  Sosiologi Suatu Pengantar.  RajaGrafindo Persada.  Jakarta.
    9. Sztompka, PiÖtr.  2004.  Sosiologi Perubahan Sosial.  Prenada Media.  Jakarta Timur.
    10. Veeger, Karel J.  1992.  Pengantar Sosiologi.  Buku Panduan Mahasiswa.  Diterbitkan atas Kerjasama Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) dengan Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.  Jakarta.
    11. Yuliati, Yayuk dan Mangku Purnomo.  Sosiologi Pedesaan.  2003.  Lappera Pustaka Utama.  Yogyakarta.

8.        Jadwal Pertemuan         :

Pertemuan Ke-

Topik

Sub Topik (Bahasan)

1

Kontrak PerkualiahanPengertian Sosiologi dan Perkembangan ilmu Sosiologi Konsep-konsep SosiologiTeori Sosiologi (3 grand theory)

2

Sosiologi Pedesaan dan Pertanian Latar belakang sosiologi pedesaanSosiologi Pedesaan vs Sosiologi Pertanian

3

Pemahaman tentang Desa Pengertian desaKarakteristik desa;Tipologi desa

4

Budaya Masyarakat Desa (I) Pengertian kebudayaanBudaya tradisonal masyarakat desa

5

Budaya Masyarakat Desa (II) Core Culture: SawahPeasant dan SubsistensiPeasant vs Farmer

6

Sikap Hidup Masyarakat Desa Berbagai sikap dalam hidup bermasyarakatAltruism/tolong menolong/sambatan/liliuran dsb Pengertian

7

Struktur Masyarakat Desa StrukturStratifikasi sosialDiferensiasi sosial

8

EVALUASI UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

9

Masyarakat Desa di Indonesia Pola-pola kehidupan masyarakat desa

10

Masyarakat Desa di Indonesia Pola-pola kehidupan masyarakat desa

11

Desa dan Pertanian (I) Sistem PertanianHubungan Masyarakat Desa dengan Tanah

12

Desa dan Pertanian (II) Kaitan antara Sistem Ekonomi dan Sistem Sosial

13

Kelembagaan di Desa (I) Pengertian kelembagaanLembaga SosialStruktur pemerintah desa

14

Kelembagaan di Desa (II) Kelembagaan di Desa PertanianKelembagaan (dalam arti fisik) dan aturan main (rule of the game)PranataSocial control

15

Perkembangan Masyarakat Desa Dijelaskan bahwa masyarakat tidak statis, pokok-pokok perubahan, Pembangunan, Perubahan Struktural dan kultural

16

EVALUASI UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)

Koordinator MK 

 

Mustapit, SP., M.Si. 

===========================================

Materi :

1. Materi 5

2. Kebudayaan-Masyarakat-Pedesaan

3. Stratifikasi Sosial

link 2

 

Tugas :

1. Tugas 3